Langsung ke konten utama

MUI: `Jilboobs` Haram

"Itu masuk bagian yang dilarang. Sudah ada fatwa pornografi, itu termasuk dalam fatwa itu, haram," kata Wakil Ketua MUI, Maruf Amin.
Dream - Fenomena 'jilboobs' atau perempuan berjilbab tapi mengenakan pakaian ketat mengundang keprihatinan banyak kalangan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan mengharamkan 'jilboobs'.
"Sikap MUI tegas, tidak boleh menggunakan baju yang terlalu ketat, sensual, sehingga bentuk tubuhnya terlihat," kata Wakil Ketua MUI, Maruf Amin, saat berbincang dengan Dream.co.id.
Menurut Maruf, 'jilboobs' termasuk model pakaian yang dilarang oleh ajaran Islam. Sebab, meski menutupi kepala, para perempuan itu justru menonjolkan lekukan-lekukan tubuhnya.
"Itu masuk bagian yang dilarang. Sudah ada fatwa pornografi, itu termasuk dalam fatwa itu, haram," ujar Maruf.
Maruf mengatakan, MUI menghargai para muslimah yang sudah berjilbab. Namun, hendaknya para muslimah yang berjilbab itu tidak lagi mengenakan busana yang terlalu ketat, sehingga memperlihatkan lekuk tubuh mereka.
Fenomena 'jilboobs' ramai diperbincangkan di media sosial. Foto-foto yang menampilkan perempuan berhijab, namun mengenakan pakaian ketat, banyak diunggah ke dunia maya.
Menurut desainer dan enterpreuneur, Temi Sumarlin, 'jilboops' bukanlah fenomena baru. "Sejak saya masih sekolah pun sudah ada. Kalau sekarang ramai mungkin karena mulai bermunculan juga di media sosial," kata Temi.
Namun, tambah Temi, fenomena ini harus dijadikan para pengguna jilbab untuk berbenah diri. "Kita harus tahu lebih dalam dulu tentang komunitas itu," kata dia.
"Apa ada oknum yang memang menyindir? Atau itu kumpulan orang yang memang belum mengerti soal jilbab? Jangan men-judge mereka dulu, semua orang itu butuh proses," tambah Temi. (Ism)
(DREAM.CO.ID)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hindari Gaya Hijab Ini !!!

Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai hijab itu sendiri.   Tren   hijab   di kalangan muda maupun tua kini semakin marak diperbincangkan. Busana muslim yang dulu terkesan tua kini justru menjadi tren bagi sejumlah kalangan muda. Mulai dari paduan warna hingga desain simpel nan elegan menjadi pilihan sejumlah hijabers. Namun sayang adanya beberapa hijabers yang mengenakan busana muslim tak sesuai dengan syariat Islam. Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai  hijab  itu sendiri. Berikut ini merupakan  hijab  yang tak seharusnya dikenakan muslimah: 1. Jilbab dengan bahan tipis bahkan transparan 2. Jilbab ketat atau membentuk bagian tubuh. 3. Jilbab yang menyerupai pakaian lelaki atau gaya tomboi 4. Jilbab yang menyerupai wanita kafir, misalnya saja bagian tubuh seperti paha masih terlihat. Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya  Baca di sini   DREA...

Memilukan, Pasukan Israel Culik Bocah Palestina di Jalan

Dream - Hampir setiap hari dalam sebulan lebih warga Palestina di Gaza hidup dalam kesengsarahan. Tempat tinggal mereka dihancurkan roket Israel. Untuk bisa bertahan hidup mereka harus mencari lokasi aman, itu pun nyaris sulit dijumpai di sana. Tentara Israel tidak kenal kompromi, mereka juga melakukan serangan kepada warga sipil Gaza. Jika ada yang melawan atau lari langsung ditembak mati, meski itu seorang bocah atau wanita. Banyak dari mereka juga digelandang tentara Israel tanpa ada alasan yang jelas. Simak videonya!

Orang ISLAM Kok Mengucapkan RIP?

Sepekan ini kita mendengar kabar duka dari dua selebriti. Yang satu penyanyi dan satu lagi seorang pelawak sekaligus MC sebuah acara musik. Ketika kabar itu tersebar di media social banyak yang memakai tanda pagar atau kata-kata RIP. Apa itu RIP? RIP  kepanjangan dari Requiescat in pace merupakan bagian dari aqidah Katholik, biasa terdapat pada epitaf dan disenandungkan saat Misa Requiem. Keyakinan ini juga terdapat pada agama Yahudi. Epitaf RIP ditemukan pada nisan Bet Shearim, Yahudi, meninggal 1 Abad Sebelum Masehi. Rest in Peace dalam bahasa Inggris, variasi lainnya adalah Requiescat in pace, penambahan kata “may (semoga)”. Ini terkait keyakinan dosa ditebus. Ungkapan RIP dalam bentuk ringkas maupun panjang digunakan pada upacara pemakaman tradisional Yahudi. Apa pijakannya? Talmud kuno. RIP dalam bahasa Inggris, yakni rest in peace, tak ditemukan pada kuburan sebelum abad VIII Masehi. Meluas penggunaannya setelah abad XVIII. Ungkapan RIP pada agama Ka...