Langsung ke konten utama

Pria dengan Tindikan Terbanyak Ditolak Masuk Negara Muslim Ini

Buchholz memiliki 453 tindik di sekitar wajahnya dan sepasang tanduk di dahinya. Ia disuruh pulang saat sudah berada di bandara Dubai.
Dream - Pria yang memiliki tindik terbanyak di dunia dilarang memasuki Dubai. Rolf Buchholz tidak diizinkan datang ke Dubai dan disuruh pulang saat sudah berada di bandara Dubai.
Buchholz datang ke Dubai karena undangan untuk tampil di sebuah klub malam. Pihak berwenang menyampaikan alasannya menolak masuk pria Jerman 53 tahun itu. Buchholz memiliki 453 tindik di sekitar wajahnya dan sepasang tanduk di dahinya.
Buchholz dijadwalkan untuk tampil di klub malam Cirque Le Soir, Fairmont Hotel, Shaikh Zayed Road, sebagai bagian dari Freaks dan Beats pada Jumat malam.
"Cirque le Soir Dubai selalu berusaha untuk membawa hiburan yang unik untuk Uni Emirat Arab, namun kami akan selalu bertindak sesuai dengan hukum negara ini," kata Jad Lahoud, direktur eksekutif Pragma Lifestyle, yang mengoperasikan klub kepada tabloid! dikutip Gulf News, Senin 18 Agustus 2014.
"Kami akan selalu menghadirkan acara dan penampil baru ke tempat ini, sementara memastikan mereka sejalan dengan aturan dan peraturan. Menyesal sekali bahwa Buchholz tidak bisa bergabung dengan kami saat ini."
Pemenang Guinness World Record Rolf Buchholz tidak bisa keluar dari bandara. Mungkin dia tidak berkemas benar, bunyi kicauan klub Cirque Le Soir di akun Twitter miliknya.
Buchholz, seorang pekerja IT yang memenangkan Guinness World Record sebagai pria dengan tindik terbanyak, menulis di akun Twitter miliknya mengomentari kebingungan yang dialaminya.
"Kembali di Jerman. Barang-barang saya tertinggal di Dubai," kicau Buchholz.

(DREAM.CO.ID)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hindari Gaya Hijab Ini !!!

Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai hijab itu sendiri.   Tren   hijab   di kalangan muda maupun tua kini semakin marak diperbincangkan. Busana muslim yang dulu terkesan tua kini justru menjadi tren bagi sejumlah kalangan muda. Mulai dari paduan warna hingga desain simpel nan elegan menjadi pilihan sejumlah hijabers. Namun sayang adanya beberapa hijabers yang mengenakan busana muslim tak sesuai dengan syariat Islam. Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai  hijab  itu sendiri. Berikut ini merupakan  hijab  yang tak seharusnya dikenakan muslimah: 1. Jilbab dengan bahan tipis bahkan transparan 2. Jilbab ketat atau membentuk bagian tubuh. 3. Jilbab yang menyerupai pakaian lelaki atau gaya tomboi 4. Jilbab yang menyerupai wanita kafir, misalnya saja bagian tubuh seperti paha masih terlihat. Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya  Baca di sini   DREA...

Memilukan, Pasukan Israel Culik Bocah Palestina di Jalan

Dream - Hampir setiap hari dalam sebulan lebih warga Palestina di Gaza hidup dalam kesengsarahan. Tempat tinggal mereka dihancurkan roket Israel. Untuk bisa bertahan hidup mereka harus mencari lokasi aman, itu pun nyaris sulit dijumpai di sana. Tentara Israel tidak kenal kompromi, mereka juga melakukan serangan kepada warga sipil Gaza. Jika ada yang melawan atau lari langsung ditembak mati, meski itu seorang bocah atau wanita. Banyak dari mereka juga digelandang tentara Israel tanpa ada alasan yang jelas. Simak videonya!

Orang ISLAM Kok Mengucapkan RIP?

Sepekan ini kita mendengar kabar duka dari dua selebriti. Yang satu penyanyi dan satu lagi seorang pelawak sekaligus MC sebuah acara musik. Ketika kabar itu tersebar di media social banyak yang memakai tanda pagar atau kata-kata RIP. Apa itu RIP? RIP  kepanjangan dari Requiescat in pace merupakan bagian dari aqidah Katholik, biasa terdapat pada epitaf dan disenandungkan saat Misa Requiem. Keyakinan ini juga terdapat pada agama Yahudi. Epitaf RIP ditemukan pada nisan Bet Shearim, Yahudi, meninggal 1 Abad Sebelum Masehi. Rest in Peace dalam bahasa Inggris, variasi lainnya adalah Requiescat in pace, penambahan kata “may (semoga)”. Ini terkait keyakinan dosa ditebus. Ungkapan RIP dalam bentuk ringkas maupun panjang digunakan pada upacara pemakaman tradisional Yahudi. Apa pijakannya? Talmud kuno. RIP dalam bahasa Inggris, yakni rest in peace, tak ditemukan pada kuburan sebelum abad VIII Masehi. Meluas penggunaannya setelah abad XVIII. Ungkapan RIP pada agama Ka...