Langsung ke konten utama

Relawan Indonesia Nikahi Gadis Gaza di Tengah Serangan Israel

Si pengantin wanita mendoakan semoga akan banyak lagi pemuda-pemuda dari Indonesia yang menikahi muslimah di Gaza.
Dream - Seorang relawan Indonesia dari pesantren Al-Fatah yang tergabung dalam Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), akhirnya berhasil melangsungkan akad nikahnya di Jalur Gaza, Minggu kemarin.
Muhammad Husein bin Aji Muslim meminang seorang muslimah asal Khan Younis, selatan Gaza bernama Jinan Ar-Raqb kurang dari sebulan sebelumnya, di mana pernikahan itu sempat tertunda menyusul perang yang masih berkecamuk di Gaza awal Agustus lalu.
Akad nikah di masa gencatan senjata Palestina dan Israel ini berlangsung sederhana di Kantor Urusan Agama Kota Gaza dan dihadiri ayah pengantin wanita. Sedangkan Muhammad Husein didampingi para relawan MER-C diantaranya ketua MER-C cabang Gaza, Muqarrabin Al-Fikri, Reza Ardila, Lutfhi, dan Nur Ikhwan Abadi.
Akad langsung dipimpin ayah pengantin wanita Fauzi Ar-Raqb. Suasana khidmat dan khusuk terlihat dalam acara tersebut.
Muhammad Husein mengaku bahagia bisa melangsungkan pernikahannya dengan muslimah di Gaza. "Alhamdulillah impian saya menjadi nyata, dan ini merupakan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, saya dapat menikahi muslimah dari Gaza," katanya kepada Mi'raj Islamic News Agency (MINA) dikutip Dream.co.id, Senin 18 Agustus 2014.
Husein berharap pernikahan dia bisa menjadi perekat ukhuwah Islamiyah antar muslimin di Indonesia dan Gaza. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung saya, baik dengan moril atau pun materiil".
Jinan Ar-Raqb istri dari Muhammad Husein juga menyatakan kebahagiaanya atas keberlangsungan pernikahannya.
"Saya sangat bahagia atas pernikahan ini, dan semoga Allah memberkahi kami berdua. Semoga pernikahan kami menjadi awal kemenangan Palestina dari penjajahan Israel," ujar Jinan.
Anak kelima dari keluarga Fauzi Ar-Raqb itu juga mendoakan semoga akan banyak lagi pemuda-pemuda dari Indonesia yang menikahi muslimah di Gaza.
Awal Mula Bertemu
Muhammad Husein masuk ke jalur yang diblokade itu sejak awal 2011 melalui kafilah Asia Caravan to Gaza. Kemudian mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Islamic University of Gaza (IUG) jurusan Syari’ah Islamiyah dan sekarang memasuki tahun terakhir.
Sementara Jinan, muslimah Gaza yang disebut ibunya sebagai 'wanita spesial' itu lahir pada 11 Mei 1996. Ia menyelesaikan hafalan Alquran 30 juz pada program tahfidzul Qur’an rutin di Gaza Taaj al-Waqar pada 2010. Ia juga juara lomba menghafal 300 hadits Nabawi pada 2012.
Di usianya yang relatif muda, 18 tahun, Jinan berhasil menulis 20 novel karangannya sendiri. Perkenalan Husein dengan keluarga pengantin wanita terjadi pada 2011 ketika hendak mendaftar sebagai calon mahasiswa di IUG.
Ayah Jinan merupakan seorang staf adminsitrasi di kampus tersebut. Perkenalan berlanjut hingga Muhammad Husein diundang secara khusus oleh Fauzi ke kediaman mereka di daerah Bany Suhaila Khan Younis.
Terjadilah perkenalan antara Husein dan Jinan dan berselang waktu, keduanya direstui oleh keluarga untuk melangsungkan pernikahan, namun harus menunggu selesainya Jinan di masa sekolah pendidikan menengah atas terlebih dahulu.
Setelah menunggu sekitar 2,5 tahun akhirnya Husein dan Jinan melangsungkan pernikahannya tepat pada hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69. (Ism)

DREAM.CO.ID

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hindari Gaya Hijab Ini !!!

Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai hijab itu sendiri.   Tren   hijab   di kalangan muda maupun tua kini semakin marak diperbincangkan. Busana muslim yang dulu terkesan tua kini justru menjadi tren bagi sejumlah kalangan muda. Mulai dari paduan warna hingga desain simpel nan elegan menjadi pilihan sejumlah hijabers. Namun sayang adanya beberapa hijabers yang mengenakan busana muslim tak sesuai dengan syariat Islam. Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai  hijab  itu sendiri. Berikut ini merupakan  hijab  yang tak seharusnya dikenakan muslimah: 1. Jilbab dengan bahan tipis bahkan transparan 2. Jilbab ketat atau membentuk bagian tubuh. 3. Jilbab yang menyerupai pakaian lelaki atau gaya tomboi 4. Jilbab yang menyerupai wanita kafir, misalnya saja bagian tubuh seperti paha masih terlihat. Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya  Baca di sini   DREA...

Memilukan, Pasukan Israel Culik Bocah Palestina di Jalan

Dream - Hampir setiap hari dalam sebulan lebih warga Palestina di Gaza hidup dalam kesengsarahan. Tempat tinggal mereka dihancurkan roket Israel. Untuk bisa bertahan hidup mereka harus mencari lokasi aman, itu pun nyaris sulit dijumpai di sana. Tentara Israel tidak kenal kompromi, mereka juga melakukan serangan kepada warga sipil Gaza. Jika ada yang melawan atau lari langsung ditembak mati, meski itu seorang bocah atau wanita. Banyak dari mereka juga digelandang tentara Israel tanpa ada alasan yang jelas. Simak videonya!

Orang ISLAM Kok Mengucapkan RIP?

Sepekan ini kita mendengar kabar duka dari dua selebriti. Yang satu penyanyi dan satu lagi seorang pelawak sekaligus MC sebuah acara musik. Ketika kabar itu tersebar di media social banyak yang memakai tanda pagar atau kata-kata RIP. Apa itu RIP? RIP  kepanjangan dari Requiescat in pace merupakan bagian dari aqidah Katholik, biasa terdapat pada epitaf dan disenandungkan saat Misa Requiem. Keyakinan ini juga terdapat pada agama Yahudi. Epitaf RIP ditemukan pada nisan Bet Shearim, Yahudi, meninggal 1 Abad Sebelum Masehi. Rest in Peace dalam bahasa Inggris, variasi lainnya adalah Requiescat in pace, penambahan kata “may (semoga)”. Ini terkait keyakinan dosa ditebus. Ungkapan RIP dalam bentuk ringkas maupun panjang digunakan pada upacara pemakaman tradisional Yahudi. Apa pijakannya? Talmud kuno. RIP dalam bahasa Inggris, yakni rest in peace, tak ditemukan pada kuburan sebelum abad VIII Masehi. Meluas penggunaannya setelah abad XVIII. Ungkapan RIP pada agama Ka...