Langsung ke konten utama

Ustd. Felix Siauw: Hindarilah Selfie Demi Menjaga Kemuliaanmu Wahai Muslimah


Dalam kicauannya kemarin (19/1), Ustaz Felix Siauw mengatakan selfie lebih baik dihindari. Sebab, selfie tidak ada manfaatnya dan bahkan cenderung banyak mudharat atau kerugiannya.
Selfie itu kebanyakan berujung pada | sifat TAKABBUR, atau RIYA, sedikitnya UJUB,” demikian tulis Ustaz Felix dalam akun Twitter-nya, @Felixsiauw.
Dalam postingan itu, Ustaz Felix menguraikan sejumlah alasan mengapa selfie harus dihindari.
Pertama, setelah ber-selfie, lalu kagum dengan diri sendiri, maka itu termasuk ujub atau membanggakan diri.
Jika setelah selfie dan mengunggah hasilnya ke media sosial dengan harapan di-share, dikomentari, dan dilihat, maka, menurut Ustaz Felix, itu merupakan sikap riya atau pamer.
Selfie juga bisa membuat seseorang mejadi takabur, apabila setelah berfoto terus merasa lebih baik atau lebih keren dari orang lain. “Ketiganya, UJUB, RIYA, TAKABBUR | mematikan hati, membakar habis amal, dan membuatnya layu bahkan sebelum ia mekar,” tulisnya.
Memang ini semua bahasan niat, dan tiada ingin kami menelisik niat | hanya bernasihat dan tunaikan kewajiban berdakwah,” tambah Ustaz Felix.
Dia juga mengkritisi banyaknya Muslimah yang gemar selfie. “Di mana kemuliaan wanita.”
Alhamdulillah, kami tak pernah berselfie kecuali saat membuat video di Vatikan | saat tak ada yang bisa memegang kamera kecuali batu :).” (rz)

http://www.eramuslim.com/akhwat/muslimah/ustd-felix-siauw-hindarilah-selfie.htm#.VL-d8yyX3Ic

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hindari Gaya Hijab Ini !!!

Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai hijab itu sendiri.   Tren   hijab   di kalangan muda maupun tua kini semakin marak diperbincangkan. Busana muslim yang dulu terkesan tua kini justru menjadi tren bagi sejumlah kalangan muda. Mulai dari paduan warna hingga desain simpel nan elegan menjadi pilihan sejumlah hijabers. Namun sayang adanya beberapa hijabers yang mengenakan busana muslim tak sesuai dengan syariat Islam. Alih-alih kreativitas sendiri, para hijabers itu justru mencoreng nilai  hijab  itu sendiri. Berikut ini merupakan  hijab  yang tak seharusnya dikenakan muslimah: 1. Jilbab dengan bahan tipis bahkan transparan 2. Jilbab ketat atau membentuk bagian tubuh. 3. Jilbab yang menyerupai pakaian lelaki atau gaya tomboi 4. Jilbab yang menyerupai wanita kafir, misalnya saja bagian tubuh seperti paha masih terlihat. Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya  Baca di sini   DREA...

Memilukan, Pasukan Israel Culik Bocah Palestina di Jalan

Dream - Hampir setiap hari dalam sebulan lebih warga Palestina di Gaza hidup dalam kesengsarahan. Tempat tinggal mereka dihancurkan roket Israel. Untuk bisa bertahan hidup mereka harus mencari lokasi aman, itu pun nyaris sulit dijumpai di sana. Tentara Israel tidak kenal kompromi, mereka juga melakukan serangan kepada warga sipil Gaza. Jika ada yang melawan atau lari langsung ditembak mati, meski itu seorang bocah atau wanita. Banyak dari mereka juga digelandang tentara Israel tanpa ada alasan yang jelas. Simak videonya!

Orang ISLAM Kok Mengucapkan RIP?

Sepekan ini kita mendengar kabar duka dari dua selebriti. Yang satu penyanyi dan satu lagi seorang pelawak sekaligus MC sebuah acara musik. Ketika kabar itu tersebar di media social banyak yang memakai tanda pagar atau kata-kata RIP. Apa itu RIP? RIP  kepanjangan dari Requiescat in pace merupakan bagian dari aqidah Katholik, biasa terdapat pada epitaf dan disenandungkan saat Misa Requiem. Keyakinan ini juga terdapat pada agama Yahudi. Epitaf RIP ditemukan pada nisan Bet Shearim, Yahudi, meninggal 1 Abad Sebelum Masehi. Rest in Peace dalam bahasa Inggris, variasi lainnya adalah Requiescat in pace, penambahan kata “may (semoga)”. Ini terkait keyakinan dosa ditebus. Ungkapan RIP dalam bentuk ringkas maupun panjang digunakan pada upacara pemakaman tradisional Yahudi. Apa pijakannya? Talmud kuno. RIP dalam bahasa Inggris, yakni rest in peace, tak ditemukan pada kuburan sebelum abad VIII Masehi. Meluas penggunaannya setelah abad XVIII. Ungkapan RIP pada agama Ka...